Liburan Sekolah Ramadhan - Basil Shota Suhud

 Ramadhan 2021, rasanya sangat berbeda dikarenakan pandemi. Sangat hampa dan biasa saja. Tidak produktif dalam menjalani aktivitas. Apalagi ini di bulan puasa. Sekolah mengumumkan, bahwa sekolah akan tetap berjalan untuk beberapa minggu, Tentu itu membuat Ramadhan terasa menjengkelkan, tapi mari lihat sisi positifnya, Berpuasa menjadi lebih singkat dikarenakan agenda kegiatan belajar mengajar.


Kegiatan sehari hari hanyalah bermain ponsel, menonton TV, melakukan hobi yaitu menggambar, mendengarkan musik, dll. Sangat tidak produktif. 
    
Minggu pertama Ramadhan kami dikejutkan oleh kabar duka, yaitu Ayah dari sepupu dekat saya alias Paman saya dikabarkan tutup usia. Sebelum meninggal dia dikabarkan positif korona, dan gagal jantung.


Ibuku beranggapan, bahwa saat dia gagal jantung, nyawanya telah dicabut dengan perlahan-lahan. Kematian tidak ada yang tahu. Kita tidak tahu berapa banyak pahala dan dosa kita, apakah dosa dan kesalahan kita lebih banyak? hanya malaikat dan Allah yang tahu. Oleh karena itu, jika saya punya kesalahan atau janji yang belum lunas tolong dimaafkan.

Dibalik kejamnya Covid 19, pasti ada sisi positifnya. Sejumlah peneliti menyatakan lubang pada lapisan ozon di atas Antartika terus mengalami pemulihan. Pemulihan ini terjadi akibat berkurangnya penggunaan CFC pada kulkas dan botol spray.

Perbaikan ozon pun ini telah mengubah sirkulasi udara di atmosfer. Hal ini berpengaruh pada temperatur atmosfer, cuaca, tingkat curah hujan, serta dapat menyebabkan perubahan suhu laut dan konsentrasi garam.

Lapisan ozon adalah bagian dari atmosfer yang ada di lapisan stratosfer Bumi. Lapisan ini melindungi warga Bumi dari radiasi ultraviolet dari Matahari. Tanpa lapisan pelindung radiasi ini, nyaris tak ada yang bisa bertahan hidup di Bumi. (Sumber: CNN)

Apapun yang terjadi, kita patut bersyukur. Karena Allah menyukai hambanya yang bersyukur.



Komentar

Posting Komentar